EVER LASTING FRIENDS

Monday, October 31, 2011

My confusion


oleh Fiefitz Shelalu Untuk Moe pada 25 September 2011 jam 13:47

Rindu yang bergelayut dihatiku...
Sakit yang kau goreskan dihatiku...
Mengapa dua-duanya sulit untuk ku jelaskan dengan rangkaian kata2...

Katakan padaku apa yang harus kulakukan untuk melupakan dan melepas segala bayangmu...

Jangan biarkan aku tersudut ditengah rasa yang semakin membuatku terjebak antara sakit dan suka yang menyiksa nuraniku...

Aku sekalipun tak pernah membencimu..
Walau kau menyakitiku..
Walau kau terlalu angkuh padaku...

Aku kini bagai layang2 putus dari benangnya..
Terombang-ambing bingung mencari arah dimana aku bisa berdiri tegak....

Aku gugup saat kau menatapku dan berbicara padaku...
Aku senang saat kau sedikit memperhatikanku dan bercanda tawa denganku..memperlihatkan senyum terbaikmu...
Tapi..
Aku selalu takut kau pergi dan membenciku jika kau tau apa yang kurasakan padamu...


Katakan padaku apa yang terjadi pada hatimu..
Agar bisa ku putuskan apa aku harus berjalan menjauh darimu atau aku harus berlari untuk memelukmu...

Aku tak pernah tau sejak kapan aku memulainya..
Namun entah ini keajaiban atau apa..namun rasa itu masih ada...

Salahkah bila jalan takdir berbicara bahwa aku menyayangimu???
Salahkah sang waktu jika dia bergulir dan membawaku untuk mencintaimu..??
Salahkan arah mata angin yang selalu menuntunku untuk merindukanmu saat kau tak ada disekitarku???


Apa aku salah akan semua ini??
Katakan padaku,,
mengapa tiap memikirkanmu hatiku berdegub kencang..??
Saat menatapmu aku seperti meleleh..?,
Saat aku berbicara padamu seolah lidahku membeku...??
Dan mengapa aku selalu suka memandangimu???


Maaf bila aku tak bisa mengungkapkan semuanya..
Karna aku wanita..
Aku tak akan jengah..
Karna aku bisa lebih kuat dari batu karang di laut lepas..

Aku tak akan pernah letih..
Karna aku masih bisa memandang matahari..
Matahari yang bersinar setiap waktu dihatiku...
"kau"

terimakasih tlah ada dibumi ini..
Walau mungkin jauh dan mungkin tak bisa kumiliki..
Namun harapku kaulah yang diciptakan-NYA untuk melengkapi tulang rusukku..,


No comments:

Post a Comment